10 Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan

10 Manfaat Susu Kambing untuk Kesehatan

Berikut adalah berbagai manfaat susu kambing yang berguna bagi tubuh, di antaranya:

  1. Menjaga kesehatan tulang

Manfaat susu kambing yang bisa Anda dapatkan adalah terjaganya kesehatan tulang. Susu kambing kaya akan kalsium dan fosfor yang berguna bagi pembentukan tulang. Susu kambing mengandung lebih banyak vitamin A, potasium, dan niacin jika dibandingkan dengan susu sapi. Namun susu kambing mengandung lebih sedikit asam folat, vitamin B12, dan selenium.

  1. Mengobati diabetes

Bagi Anda penderita diabetes, susu kambing adalah asupan baik yang bisa Anda konsumsi. Khasiat susu kambing ini bisa didapatkan berkat kandungan A2-Betakasein dan Asam Amino Esensial sangat baik bagi penderita diabetes untuk pembentukan insulin. Untuk mendapatkan manfaat susu kambing dengan maksimal, minumlah susu kambing tanpa tambahan pemanis.

  1. Mengobati gangguan pernapasan

Flourin dan betakasein yang terkandung dalam susu kambing sangat baik untuk mengobati penyakit gangguan pernapasan. Manfaat susu kambing sangat berguna bagi Anda yang mempunyai penyakit asma atau gangguan pernapasan lain.

  1. Mengobati penderita psoriasis

Manfaat susu kambing juga bisa dirasakan oleh mereka yang menderita peradangan kulit menahun (psoriasis). Beberapa kasus menunjukkan penderita psoriasis merasa mengalami perbaikan gejala setelah mengganti asupan susu sapi dengan susu kambing. Akan tetapi, sejauh ini belum terdapat penelitian yang menerangkan efek ini secara rinci.

  1. Tinggi kalori

Dalam satu cangkir susu kambing terkandung 168 kalori. Namun, terdapat juga sekitar 6,5 gram lemak jenuh. Jumlah lemak jenuh dan kalori pada susu kambing ini lebih tinggi dibandingkan susu sapi.

Perlu diingat, mengonsumsi susu lemak jenuh dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah. Karena itu, sebaiknya jaga asupan susu kambing jika ingin menjaga kadar kolesterol di dalam tubuh.

  1. Mencegah penyakit saraf

Kandungan kalsium pada susu kambing sangat bermanfaat untuk pertumbuhan tulang, gigi serta mencegah osteoporosis. Selain itu, kandungan zinc dan magnesium yang merupakan antioksidan dalam susu kambing juga dapat mencegah penyakit saraf.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Bagi Anda yang sering sakit, sepertinya Anda bisa mengambil manfaat susu kambing untuk mengatasi masalah ini. Hal disebabkan karena susu kambing mengandung lebih banyak flourin daripada susu sapi.

  1. Meningkatkan produksi ASI

Karena kandungan kalsium susu kambing lebih banyak dibanding dengan susu sapi, tentunya susu kambing baik dikonsumsi oleh wanita hamil terutama pada usia 6 bulan. Pada masa ini janin membutukan kalsium untuk menguatkan dan pembentukan tulang.

Selain itu, susu kambing juga meningkatkan produksi ASI. Para dokter kandungan pun sangat menganjurkan bagi wanita hamil dan menyusui untuk mengonsumsi susu kambing.

  1. Membantu meningkatkan kecerdasan

Manfaat susu kambing lainnya adalah kemampuannya menjaga kesehatan otak tetap optimal. Hal ini berkat kandungan Riboflavin (Vit B2) dan B3. Kedua zat ini sangat bermanfaat dalam tumbuh kembang sel otak dan sel sistem saraf. Bagi ibu hamil, mengonsumsi susu kambing sangat baik karena dapat meningkatkan kecerdasan anak dalam kandungan.

  1. Lebih mudah dicerna tubuh

Dengan kandungan laktosa yang lebih rendah daripada susu sapi, hal itu membuat susu kambing lebih mudah diserap tubuh. Selain itu, gumpalan protein susu kambing yang dibentuk oleh aktivitas asam lambung lebih lembut sehingga akan lebih mudah dicerna. Namun, bagi Anda yang memiliki gangguan pencernaan lebih baik konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi susu kambing.

10 Cara Pola Hidup Sehat yang Alami Agar Awet Muda, Bisa Dilakukan di Rumah

10 Cara Pola Hidup Sehat yang Alami Agar Awet Muda, Bisa Dilakukan di Rumah

1. Makan secara sehat dan seimbang

Cara pola hidup sehat yang utama adalah dengan mengonsumsi makanan dengan asupan gizi yang baik. Makanan dengan gizi yang cukup sehari-hari wajib mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Karbohidrat dan lemak berfungsi sebagai sumber energi bagi tubuh. Protein juga tidak kalah penting untuk menjaga fungsi enzim, sel-sel, dan senyawa dalam tubuh agar dapat bermetabolisme dengan optimal. Jangan lupa untuk mengkonsumsi serat. Serat dan air putih dapat membantu melancarkan pembuangan sisa-sisa makanan dan zat-zat berbahaya dari dalam tubuh. Selain itu perhatikan juga cara memasaknya agar tidak merusak zat gizinya.

Jika kamu memiliki kebiasaan pola makan yang tidak sehat, kamu perlu mendata semua makanan yang dikonsumsi setiap hari. Catatan ini bermanfaat untuk menjadi pengingat agar kamu membatasi konsumsinya. Disarankan untuk mengonsumsi beragam buah dan sayuran setidaknya sembilan porsi dalam sehari sebagai bagian dari pola hidup sehat.

2. Makan dan minum sealami mungkin

Saat ini sangat banyak makanan dan minuman hasil dari olahan pabrik. Begitu banyak makanan dan minuman yang kini diproduksi oleh industri, di mana produksi dilakukan secara masal, proses produksi yang panjang memerlukan waktu yang lama untuk sampai pada konsumen. Hal ini menyebabkan makanan dan minuman tersebut membutuhkan bahan pengawet. Sebagai cara pola hidup sehat, mulailah untuk menggunakan bahan pangan alami.Cara pola hidup sehat lain yang bisa kamu lakukan adalah berhenti mengonsumsi fast food, minuman soda, alkohol, serta makanan yang mengandung banyak lemak tak sehat lainnya, seperti gorengan.

3. Kurangi konsumsi garam

Kelebihan sodium bisa meningkatkan tekanan darah dan risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bersamaan dengan itu, penyakit jantung dan stroke membunuh lebih banyak orang setiap tahun daripada penyebab lainnya. Selain itu, mereka mendapatkan 71 persen sodium harian mereka dari makanan olahan dan restoran. Cara pola hidup sehat adalah dengan memperhatikan konsumsi garam. Orang harus mengonsumsi kurang dari 2.300 miligram sodium setiap hari. Mereka yang berusia 51 tahun ke atas harus membatasinya sampai 1.500 miligram. Jadi, memasak untuk diri sendiri adalah pilihan teraman untuk menjalankan cara pola hidup sehat.

4. Konsumsi asupan fermentasi untuk kesehatan usus dan pencernaan

Salah satu bagian tubuh yang kerap disepelekan adalah usus. Kesehatannya kerap dilupakan begitu saja. Padahal, peran usus bagi kebugaran tubuh sangat vital. Di dalam usus terdapat banyak bakteri. Jumlahnya diperkirakan dua kali dari total sel yang kita miliki. Bakteri-bakteri tersebut terdiri dari dua jenis, yang merugikan dan menguntungkan. Jika kesehatan usus tidak baik, jumlah bakteri merugikan bisa lebih dominan, sehingga kebugaran tubuh pun terganggu.

Oleh karena itu, mulai sekarang sebagai cara pola hidup sehat, berikan perhatian lebih pada kesehatan usus kamu. kamu bisa melakukannya dengan mengonsumsi asupan hasil fermentasi, seperti teh kombucha, susu rendah lemak hasil fermentasi seperti yoghurt, atau fromage frais yang merupakan keju segar yang lembut dan terbuat dari susu. Konsumsi asupan fermentasi secara rutin tiap hari untuk memicu pertumbuhan bakteri baik pada tubuh. Selain itu juga, asupan fermentasi bisa jadi suplemen probiotik alami yang sangat baik manfaatnya buat tubuh kita.

5. Berhenti melakukan kebiasaan buruk yang membahayakan kesehatan

Pertimbangkan untuk berhenti melakukan kebiasaan buruk yang membahayakan kesehatan untuk menjalankan cara pola hidup sehat. Spot kebiasan merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol, terutama jika kamu berisiko atau sudah menderita penyakit diabetes, depresi, artritis, atau penyakit jantung.

6. Olahraga secara teratur

Cara pola hidup sehat yang sering kali dilewatkan oleh masyarakat yang tinggal di kota besar adalah olahraga. Olahraga dengan cara yang benar dan waktu yang tepat dapat membuat peredaran darah menjadi lancar, menguatkan otot dan tulang. Pakar kesehatan menyarankan untuk berolahraga dengan durasi total minimal 150 menit tiap minggu. Untuk menjalankan cara pola hidup sehat mulailah mengevaluasi aktivitas kamu sehari-hari apakah didominasi oleh kegiatan duduk-duduk saja di depan komputer atau sudah bergerak aktif setiap hari. Olahraga teratur tak harus dilakukan di tempat fitness kok. kamu bisa memulai olahraga rutin yang ringan seperti lari, bersepeda atau yoga.

7. Cukupi kebutuhan cairan

Untuk menjalankan cara hidup sehat kamu disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian kamu. Air membuat setiap bagian tubuh bekerja dengan baik, serta mampu mencegah terjadinya penyakit batu ginjal dan juga konstipasi. kamu disarankan minum air putih setidaknya 6-8 gelas per hari, kecuali jika kamu memiliki kondisi medis tertentu yang mengharuskan kamu untuk membatasi asupan cairan.

Meminum air putih adalah cara hidup sehat dengan mudah. Air putih baik untuk tubuh, tanpa bahan pengawet, dan mengandung molekul-molekul netral yang sesuai dengan cairan tubuh. Air putih tidak mengandung glukosa yang dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Untuk kamu yang sibuk beraktivitas atau berolahraga apalagi di tempat yang terik, jangan sampai kesibukan membuat kamu lupa minum air putih. Bila tubuh kekurangan cairan, tubuh akan mengalami dehidrasi serta proses pembuangan racun dan logam berat tubuh tidak lancar. Dengan memenuhi kebutuhan cairan, tentunya tubuh akan terasa lebih bugar untuk beraktivitas sehari-hari.

8. Berjemur untuk mendapatkan asupan vitamin D yang cukup

Vitamin dalam cara pola hidup sehat merupakan sebuah keharusan. Biasanya vitamin harus didapatkan melalui nutrisi, karena tubuh tidak memproduksinya. Namun, khusus untuk vitamin D keadaannya unik. Selain dari makanan, tubuh pun mampu menghasilkannya sendiri. Vitamin D sendiri biasanya hanya dikenal sebagai suplemen untuk kesehatan tulang. Padahal, tidak hanya itu. Jenis vitamin ini pun berguna untuk mengurangi risiko penyakit autoimun, jantung, stroke, kanker, sampai diabetes.

Agar mendapatkan vitamin D, kamu bisa berjemur. Caranya bisa dengan berjemur sejenak, atau sembari berjalan santai keliling area rumah yang terbuka di pagi hari sebelum mulai beraktivitas. Pastikan tubuh kamu mendapatkan cukup terpaan sinar matahari pagi. Selanjutnya, kamu juga bisa memperoleh vitamin D dari makanan seperti ikan berminyak (salmon, sarden, makerel), telur, jamur, hati sapi, ikan cod, ikan tuna, sampai yoghurt. Jadi, kalau ingin menjalankan cara pola hidup sehat, pastikan kamu mendapatkan kandungan vitamin D yang cukup

9. Hindari stres

Beban hidup yang yang berat, terkadang mendatangkan stres. Gejala fisik yang ditimbulkan adalah sakit kepala, sakit perut, meningkatnya tekanan darah tinggi, dada terasa sakit hingga susah tidur. Oleh karena itu, cara pola hidup sehat adalah dengan menghindari stres. Mengelola stres dapat dilakukan dengan mengambil waktu untuk rileks, melakukan hobi, yoga atau meditasi agar budaya hidup sehat dapat tercipta.

10. Istirahat cukup

Istirahat cukup adalah kunci menjalankan cara pola hidup sehat. Pastikan jam tidur kamu terpenuhi dengan membiasakan tidur dan bangun di waktu yang sama. Mandi air hangat, membaca buku, atau mendengarkan musik dapat menjadi aktivitas menjelang tidur yang membantu tubuh untuk istirahat

KEISTIMEWAAN DOMBA| DOMBA DISEBUTKAN DALAM AL-QUR’AN SURAT ASH SHAFFAT AYAT 102 – 107

KEISTIMEWAAN DOMBA| DOMBA DISEBUTKAN DALAM AL-QUR’AN SURAT ASH SHAFFAT AYAT 102 – 107

Seperti binatang ternak lainnya , domba juga termasuk hewan sosial. Mereka suka bergerombol saat mencari makan . Namun tidak seperti sapi , domba lebih selektif memilih rumput untuk dimakannya . Mereka memilih yang segar- segar dan menghindari yang terkontaminasi racun . Domba memiliki visual 270 derajat , sehingga ia tidak perlu menengok untuk mengetahui yang ada di belakangnya . Hal ini karena posisi penglihatannya yang menyamping . Domba memiliki daya ingat mumpuni , mereka mengenali wajah teman – temannya dan juga manusia .

Berikut beberapa sejarah dan keistimewaan domba, di antaranya:

1) Qurban pertama yang dilakukan oleh manusia yaitu persembahan Qabil dan Habil, putra Nabi Adam as. Namun, yang diterima Tuhan adalah qurbannya Habil yang mempersembahkan sebuah domba. Ia melakukan qurban dengan persembahan terbaik dan dilakukannya dengan ikhlas. Domba persembahan Habil inilah yang kemudian diberikan kepada Nabi Ibrahim as sebagai pengganti putranya Nabi Ismail as.

2) Nabi Musa as bertemu dengan calon istrinya saat dia sedang menggembala kambing. Dan Musa pun menjadi penggembala kambing beberapa tahun lamanya milik calon mertuanya, yaitu Nabi Syuaib as.

3) Nabi Muhammad saw semasa kecil Beliau juga pernah menjadi penggembala kambing. Demikian halnya para nabi dan rasul lainnya. Hampir semua nabi dan rasul adalah penggembala kambing: Nabi Daud, Nabi Isa, dll.

4) Umar bin Khattab ra juga seorang pengembala hebat.

5) Berqurban dengan domba lebih mudah dan murah dibanding berqurban dengan hewan lainnya (sapi, kerbau, unta, dll)

6) Secara ekonomi juga lebih mudah diternakkan, makanannya tersedia banyak dan cepat beranak-pinak.

7) Kulit kambing bisa dipakai untuk berbagai keperluan hidup: membuat kirbah, dinding rumah, kebutuhan sehari-hari seperti sandal, tas, dompet, kerajinan tangan dll.

Manfaat Menjadi Penggembala menurut Syafii Antonio:

a) Pathfinding (mencari) padang gembalaan yg subur;

b) Directing (mengarahkan) menggiring ternak ke padang gembalaan;

c) Controlling (mengawasi) agar tidak tersesat atau terpisah dari kelompok;

d) Protecting (melindungi) dari hewan pemangsa dan pencuri;

e) Reflecting (perenungan) Alam, manusia, dan Ciptaan Allah

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa makan dan minum yang halal dan thoyyib, namun seringkali orang-orang memahami makna thoyyib hanya sebatas baik saja, sehingga masih mengandung multi-interpretasi sedangkan pengertian thoyyib itu sendiri seharusnya dikembalikan kepada terminologi pangan yaitu: bergizi, bervitamin, berprotein dan lain sebagainya yang intinya makanan dan minuman yang mengandung kebaikan.

Dari berbagai riwayat fi’liyah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa meminum susu kambing sehingga menjadi pertanyaan di dalam hati saya, ada apa di balik susu kambing tersebut ??? Walhamdulillah akhirnya saya temukan juga rahasianya yaitu di antaranya adalah:

Kambing adalah hewan yang diberkahi

Rasulullaah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ﺍﺗَّﺨِﺬُﻭﺍ ﺍﻟْﻐَﻨَﻢَ ﻓَﺈِﻥَّ ﻓِﻴﻬَﺎ ﺑَﺮَﻛَﺔً

“Peliharalah kambing karena karena terdapat keberkahan pada kambing itu”.[Lihat: Shahiih Al-Jaami’ush Shaghiir Wa Ziyaadatuh (hlm: 78, no. 82) Al-Maktab Al-Islami dan Silsilatul Ahaadits Ash-Shahiihah (2/404, no. 773) Maktabah Al-Ma’aarif, dan lihat juga Talbis Iblis (hlm. 176) Imam Ibnul Jauziy, Daarul Qalam]

Kambing adalah hewan gembala para Nabi

ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻋَﻦْ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ ﻣَﺎ ﺑَﻌَﺚَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻧَﺒِﻴًّﺎ ﺇِﻟَّﺎ ﺭَﻋَﻰ ﺍﻟْﻐَﻨَﻢَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑُﻪُ ﻭَﺃَﻧْﺖَ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻧَﻌَﻢْ ﻛُﻨْﺖُ ﺃَﺭْﻋَﺎﻫَﺎ ﻋَﻠَﻰ ﻗَﺮَﺍﺭِﻳﻂَ ﻟِﺄَﻫْﻞِ ﻣَﻜَّﺔَ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah Allah mengutus seorang Nabi melainkan dia mengembalakan kambing”. Para sahabat bertanya: “Termasuk engkau juga?” Maka Beliau menjawab: “Ya, aku pun mengembalakannya dengan upah beberapa Qiroth untuk penduduk Makkah”.[HR.Bukhari]

Dari dua hadits di atas menunjukkan tentang keistimewaan kambing bahkan pada hadits pertama kambing adalah hewan yang diberkahi, maka pantaslah jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa mengkonsumsi susu kambing dikarenakan pada hewan tersebut mengandung keberkahan.

Namun sayangnya masyarakat muslim kurang mengetahui hal ini sehingga kebanyakan mereka lebih menyukai susu sapi, baik dari kalangan the have (kaum kaya) maupun the haven’t (kaum tidak punya) mengkonsumsi susu sapi. Saya pun bergumam: “Sapi menjadi susu superior karena paradigma barat sedangkan scientist barat manalah mengerti tentang hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka pantaslah jika masyarakat muslim lebih doyan susu sapi karena telah diciptakan public opini tentang susu sapi.”

Maka sejak saat itu saya putuskan untuk menghentikan konsumsi susu sapi dan beralih kepada susu kambing, terlebih untuk anak-anak saya, hal itu karena didasari oleh keyakinan saya terhadap kandungan dari hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan keberkahan kambing dan keistimewaannya sebagai hewan gembala para Nabi.

Jika kambing merupakan hewan yang diberkahi maka otomatis dagingnya, susunya pun mengandung kebaikan untuk kesehatan kita semua sekalipun kaum scientist barat belum mengkonfirmasikannya maka saya tidak butuh statement mereka untuk pembuktian secara medisnya, hal itu karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam senantiasa mengkonsumsi susu kambing yang didasari halalan dan thoyyiban, jadi untuk apa percaya ahli medis jika Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam kita nomor-duakan dalam meyakininya ???

Apa yang saya kemukakan pada artikel ini bukanlah bermaksud provokatif namun hanya sekedar wacana informatif dan sekaligus mengajak para pembaca muslimin sekalian agar kembali kepada sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, baik sunnah qauliyah (sabda), fi’liyah (perbuatan) maupun taqririyah (persetujuan), dan semoga apa yang saya sampaikan pada wacana ini dapat dipetik manfaatnya oleh kita semua.

Domba merupakan hewan yang masih satu keluarga dengan hewan kambing. Pada umumnya, kita sudah mengetahui bagaimana rupa dari hewan domba ini. Hewan domba memiliki bulu yang lebih tebal dari kambing biasa, dan bulunya juga biasa diambil untuk diolah menjadi bahan kain wol. Sama pula seperti saudaranya, kambing, domba juga dimanfaatkan untuk diambil manfaat daging nya. Beberapa dari anda pasti sudah mengetahui hal tersebut.

Di Indonesia sendiri, konsumsi daging domba masih kalah populer dibandingkan konsumsi daging kambing. Itu disebabkan karena faktor harga alias faktor ekonomis dan juga usaha peternakan domba yang jumlahnya lebih sedikit daripada kambing. Namun demikian, daging domba juga tetap menjadi favorit di beberapa rumah makan dan restoran. Biasanya daging domba diolah menjadi :

1. Kebab

2. Barebeque, alias daging domba panggang atau bakar

3. Sebagai campuran pada nasi kebuli dan jenis masakan timur tengah lainnya

4. Sate dan gulai

Dari segi khasiat dan manfaat daging domba tidak jauh berbeda dengan manfaat daging kambing. Hal ini dikarenakan kandungan gizi yang tidak jauh berbeda antara daging kambing maupun daging domba. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari konsumsi daging domba apabila dilihat dari kandungan gizinya :

1. Kandungan Energi Tinggi

Salah satu manfaat daging domba ialah daging domba dapat memberikan asupan energi yang cukup tinggi ketika dikonsumsi. Ini dapat dilihat dari kandungan energi yang dimiliki oleh 100 gr daging domba berjumlah 206 kkal, dari kebutuhan energy total sekitar 2000an kkal setiap harinya. Asupan energi ini dapat mebantu :

Memberikan kekuatan bagi tubuh untuk beraktivitas

Menjaga daya tahan tubuh

Mengurangi kemungkinan terjadinya kelelahan ketika sedang beraktivitas

2. Protein yang tinggi

Sudah bukan rahasia umum lagi apabila jenis daging merah, seperti manfaat daging sapi , babi, kuda dan juga domba memiliki kandungan protein yang tinggi dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Terbukti, dari 100 gr manfaat daging domba terkandung protein yang tinggi, yaitu sekitar 17.1 gr protein. Bagi yang sedang ingin membentuk otot, maka protein ini sangat baik bagi anda. berikut ini beberapa manfaat protein bagi tubuh :

Membentuk dan menambah massa otot

Mengikat lemak

Memperlancar pencernaan

Memberikan energy dan kekuatan bagi tubuh

Kandungan protein yang tinggi juga terdapat pada :

3. Kalsium yang tinggi

Keunggulan lain dari manfaat daging domba ini adalah kandungan kalsiumnya, yang juga tergolong tinggi dan sangat berguna bagi tubuh. Manfaat kalsium yang terkandung pada daging domba ini membantu proses tubuh dalam :

Menjaga kesehatan tulang

Menguatkan tulang

Mencegah terjadinya gangguan dan kelainan pada tulang.

Kandungan kalsiumnya sendiri mencapai angka 10 mg per 100 gr daging domba nya.

4. Fosfor

Manfaat daging domba juga memiliki kandungan fosfor yang sangat tinggi. Sama seperti kalsium, kandungan fosfor yang ada di dalam daging domba akan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal menjaga kesehatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis. 100 gr daging domba mengandung 1.91 mg fosfor yang baik untuk tubuh anda.

5. Vitamin B1

Siapa bilang kalau tidak ada kandungan vitamin pada jenis daging merah? Buktinya, daging domba mengandung manfaat vitamin B , khususnya vitamin B1. 100 gr daging domba yang diteliti, ternyata mengandung vitamin B1 sebanyak 0.15 mg. Jumlah ini mungkin tergolong sedikit, namun demikian vitamin B1 yang terdapat pada daging domba bermanfaat untuk :

Membantu proses oksidasi

Membantu menambah energi

Menjaga ketahanan dan daya tahan tubuh

Mencegah terjadinya kulit bersisik dan kulit kering.

6. Mencegah terjadinya anemia

Anemia merupakan suatu kondisi dimana tubuh mengalami kekurangan darah merah. Hal ini akan sangat berakibat buruk bagi tubuh, karena tubuh dapat mengalami :

5 L ( Letih, Lemah, Lesu, Lelah, dan Lunglai )

Sering merasa pusing

Sakit kepala

Mudah terserang penyakit

Tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas

Salah satu keunggulan dari daging merah, termasuk di dalamnya adalah jenis daging domba ialah mampu meningkatkan produksi sel darah merah. Zat tersebut dapat mencegah atau mengurangi gejala-gejala yang muncul karena anemia.

7. Selenium

Manfaat daging domba dan semua jenis daging merah lainnya memiliki kandungan selenium di dalamnya. Selenium yang ada pada daging domba ini dapat berfungsi menghasilkan manfaat antioksidan tubuh. Berikut in iadalah beberapa manfaat dari antioksidan :

Menangkal radikal bebas

Mengurangi resiko tubuh terserang penyakit tertentu

Menyehatkan kulit dan organ tubuh

8. Kandungan vitamin B2

Daging domba dan daging kambing memiliik kandungan vitamin B2 atau yang biasa dikenal dengan istilah riboflavin. Kandungan vitamin B2 ini memeiliki banyak manfaat bagi kesehtan tubuh, antara lain :

Menjaga ketahanan dan kesehatan syaraf

Menjaga kesehatan mata, dan segalanya yang berhubungan dengan indera penglihatan

Meningkatkan dan menjaga daya tahan tubuh

Mencegah terjadinya sariawan dan bibir pecah-pecah

9. Vitamin B12

Manfaat daging domba juga memiliki kandungan vitamin B12 yang baik dan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Vitamin B12 atau yang biasa disebut dengan kobalamin ini akan membantu tubuh dalam :

Menjaga kesehatan syaraf

Membantu proses pembentukan sel darah merah

Mencegah anemia

Meningkatkan daya tahan dan kesehatan tubuh

10. Mampu meningkatkan kolestrol baik

Mitos dimana jenis daging kambing dan daging domba memiliki kandungan kolesterol yang tinggi adalah benar. Namun demikian kandungan kolestrol yang ada pada daging domba tersebut merupakan jenis kolestrol baik atau HDL. HDL ini mampu menekan dan mencerna lemak, serta melawan kolesterol jahat di dalam tubuh.

Daging Kambing vs Daging Domba: Mana yang Lebih Sehat?

Daging Kambing vs Daging Domba: Mana yang Lebih Sehat?

Kandungan gizi daging domba dan daging kambing

Daging domba mungkin tidak sepopuler daging kambing di Indonesia. Padahal, menurut Direktorat Gizi Departmen Kesehatan RI, daging domba memiliki nilai gizi yang lebih baik daripada daging kambing per 100 gramnya.

Dalam setiap 100 gram daging domba terdapat 206 kalori, 17,1 gram protein, dan 14,8 gram lemak. Adapula 10 mg kalsium, 191 mg fosfor, 2,6 mg zat besi, 0,15 mg vitamin B1, serta 66,3 gram air.

Daging domba lebih kaya protein, fosfor, zat besi, dan vitamin B1 daripada daging kambing. Walau lebih tinggi kalori dan lemak, daging domba (tanpa lemak) bisa jadi sumber protein bagi mereka yang menjalankan diet rendah lemak.

Jika semua bagian lemak yang tampak pada daging domba dibuang, rata-rata lemak yang tersisa adalah 3,7% dalam keadaan mentah dan 6% jika sudah dimasak.

Daging domba di Indonesia vs daging domba impor

Daging domba lokal banyak berasal dari Pulau Jawa, seperti Garut, Wonosobo, dan Banjarnegara. Peternakan domba juga bisa ditemui di Sulawesi dan Nusa Tenggara. Sementara itu, daging domba impor yang dijual di Indonesia biasanya berasal dari Australia.

Menurut Meat & Livestock Australia (MLA), Australia adalah salah satu negara pengekspor daging domba terbaik di dunia. Selain karena wilayahnya cocok untuk beternak domba, berbagai penelitian dan pengembangan teknologi terkait produksi peternakan terus dilakukan di negara ini.

Daging domba Australia sudah bersertifikat halal. Selain itu, standardisasi keamanan dan kesehatan daging domba Australia dijamin oleh AUSMEAT. Seluruh ternaknya pun bebas penyakit seperti anthrax serta penyakit mulut dan kaki.

Austaralia juga menetapkan sistem pelacakan pada domba-dombanya. Sejak lahir, domba Australia dipasangi chip di telinga kanannya. Dengan demikian, kesehatan ternak dapat dikontrol secara lebih ketat. Peternak pun dapat segera mengambil tindakan jika dombanya sakit.

Daging domba bertekstur lebih empuk dan baunya tidak begitu menyengat dibanding daging kambing. Biasanya diolah menjadi lamb chop, lamb shank, atau kebab. Namun, daging domba juga bisa menggantikan daging kambing dalam hidangan tradisional seperti sup, gulai, tongseng, dan sate.

Apakah ini artinya daging kambing tidak sehat?

Anggapan daging kambing yang mengandung kolesterol tinggi sudah terlanjur ada di benak masyarakat. Padahal, menurut referensi kandungan nutrisi Departemen Pertanian Amerika Serikat atau USDA, daging kambing memiliki kandungan kalori, lemak total, lemak jenuh, protein, dan kolesterol lebih rendah dibandingkan ayam, sapi, babi, dan domba.

Per 85 gram daging yang dimasak, hanya memiliki kalori sebesar 122, sedangkan ayam 162 kalori, sapi 179 kalori, babi 180 kalori, dan domba 175 kalori. Dari segi lemak pun daging jenis ini memiliki kandungan paling sedikit. Per 85 gram sajian, daging kambing memiliki lemak 2,6 gram, ayam sebesar 6,3 gram, sapi sebesar 7,9 gram, babi sebesar 8,2 gram, dan domba 8,1 gram.

Kandungan kolesterol daging kambing juga paling rendah, yaitu 63,8 miligram per 85 gram penyajian. Ini lebih rendah dari ayam yang memiliki kandungan kolesterol sebanyak 76 miligram, sapi dan babi sebesar 73,1 miligram, serta domba sebanyak 78,2 miligram.

Meski secara hitungan kalori dan kandungan lemak daging kambing tergolong rendah, namun bukan berarti Anda tidak memiliki aturan dalam mengonsumsinya. Makan daging kambing terlalu banyak tentu bisa berakibat buruk bagi kesehatan.

Mengetahui Ciri-ciri Daging yang Baik

Mengetahui Ciri-ciri Daging yang Baik

Sebagai seorang konsumen kita harus tahu persis bagaimana mengetahui ciri-ciri daging yang baik.  Kali ini akan dibahas ciri-ciri daging yang baik meliputi daging ayam, daging sapi, daging kambing/domba, daging kelinci, dan juga harus tahu ciri-ciri daging  babi, daging celeng, dan daging gelonggongan.

Ciri-ciri daging ayam yang baik.

  1. Daging berwarna putih kemerahan dan cerah
  2. Bau tidak meyimpang (tidak berbau amis, emnyengat, dan asam).
  3. Permukaan daging lembab (tidak kering dan tidak basah)
  4. Permukaan daging bersih dan tidak ada darah
  5. Serabut daging relatif halus
  6. daging disimpan dalam kondisi dingin (suhu 1 – 10 derajat celcius)
  7. Kadang daging bersatu dengan kulit.

Ciri-ciri daging sapi yang baik

  1. Warna daging merah ceri dan cerah.
  2. Bau tidak menyimpang (tidak berbau amis, menyengat dan asam)
  3. Permukaan daging lembab (tidak kering dan tidak basah)
  4. Permukaan daging bersih dan tidak ada darah.
  5. Serabut daging relatif kasar.
  6. Daging disimpan dalam kondisi dingin (suhu 1 – 10 derajat celcius).

Ciri-ciri daging kambing/domba yang baik

  1. Warna daging merah jambu dan cerah.
  2. Bau tidak menyimpang (tidak berbau amis, menyengat dan asam)
  3. Permukaan daging lembab (tidak kering dan tidak basah)
  4. Permukaan daging bersih dan tidak ada darah.
  5. Serabut daging relatif halus.
  6. Daging disimpan dalam kondisi dingin (suhu 1 – 10 derajat celcius).
    1. Ciri-ciri daging kelinci yang baik

      1. Warna daging putih kemerahan dan cerah (relatif lebih merah daripada daging ayam)
      2. Bau tidak menyimpang (tidak berbau amis, menyengat dan asam)
      3. Permukaan daging lembab (tidak kering dan tidak basah)
      4. Permukaan daging bersih dan tidak ada darah.
      5. Serabut daging relatif halus.
      6. Daging disimpan dalam kondisi dingin (suhu 1 – 10 derajat celcius).

      Ciri-ciri daging gelonggongan

      1. Warna daging terlihat basah karena relatif banyak cairan pada permukaan daging.
      2. Cairan tersebut berasal dari daging yang berwarna kemerahan.
      3. Jika daging diletakkan di permukaan maka akan ditemukan cairan berwarna kemerahan di sekitar daging.
      4. Berat daging akan menyusut.

      Ciri-ciri daging Babi

      1. Warna daging merah muda keabuan dan cerah.
      2. Bau tidak menyimpang (tidak berbau amis, menyengat dan asam)
      3. Permukaan daging lembab (tidak kering dan tidak basah)
      4. Permukaan daging bersih dan tidak ada darah.
      5. Serabut daging relatif halus.
      6. Daging disimpan dalam kondisi dingin (suhu 1 – 10 derajat celcius).
      7. Kadang daging bersatu dengan lemak dan kulit.

      Ciri-ciri daging Celeng (Babi Hutan)

      1. Warna daging merah jambu sampai merah tua.
      2. Bau amis.
      3. Permukaan daging lembab (tidak kering dan tidak basah)
      4. Serabut daging relatif lebih besar daripada daging kambing.

      Demikianlah beberapa parameter untuk mengetahui ciri-ciri daging yang baik.  Sebagai konsumen yang bijak sebaiknya anda perlu mengetahui ciri-ciri daging yang baik ini dan disebarluaskan ke teman-teman anda.ci

Kandungan daging domba yang harus kamu tahu

Kandungan daging domba yang harus kamu tahu

1. Jumlah energi yang tinggi

Salah satu manfaat daging domba ialah dapat memberikan asupan energi yang cukup tinggi ketika dikonsumsi. Ini dapat dilihat dari kandungan energi yang dimiliki oleh 100 gr daging domba berjumlah 206 kkal, dari kebutuhan energi total sekitar 2000an kkal setiap harinya.

2. Kandungan protein yang tinggi

Sudah bukan rahasia umum lagi apabila jenis daging merah memiliki kandungan protein yang tinggi dan sangat bermanfaat bagi tubuh. Terbukti dari 100 gr daging domba terkandung protein yang tinggi, yaitu sekitar 17.1 gr protein. Bagi kamu yang sedang ingin membentuk otot, maka protein ini sangat baik untukmu.

3. Kalsium yang tinggi

Keunggulan lain dari manfaat daging domba ini adalah kandungan kalsiumnya yang juga tergolong tinggi. Selain itu juga sangat berguna bagi tubuh. Kamu punya banyak masalah tulang? Banyak-banyak makan daging domba, ya.

4. Fosfor di daging domba bisa mencegah osteoporosis

Manfaat daging domba juga memiliki kandungan fosfor yang sangat tinggi. Sama seperti kalsium, kandungan fosfor yang ada di dalam daging domba akan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, terutama dalam hal menjaga kesehatan tulang dan mencegah terjadinya osteoporosis. 100 gr daging domba mengandung 1.91 mg fosfor yang baik untuk tubuh kamu, lho.

5. Mencegah terjadinya anemia

Anemia merupakan suatu kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan darah merah. Hal ini akan sangat berakibat buruk bagi tubuh, karena tubuh dapat mengalami lemah, sering merasa pusing, dan sakit kepala. Nah, daging domba ini mampu meningkatkan produksi sel darah merah. Zat tersebut dapat mencegah atau mengurangi gejala-gejala yang muncul karena anemia.

6. Kaya vitamin B1

Daging domba mengandung manfaat vitamin B, khususnya vitamin B1, lho. 100 gr daging domba yang diteliti, ternyata mengandung vitamin B1 sebanyak 0.15 mg. Vitamin B1 tersebut bermanfaat untuk proses oksidasi serta menjaga daya tahan tubuh.

7. Terdapat kandungan vitamin B2

Daging domba dan daging kambing memilik kandungan vitamin B2 atau yang biasa dikenal dengan istilah riboflavin. Kandungan vitamin B2 ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, antara lain menjaga kesehatan saraf dan mencegah terjadinya sariawan dan bibir pecah-pecah.

8. Kaya akan selenium

Selenium yang ada pada daging domba ini dapat berfungsi menghasilkan manfaat antioksidan tubuh. Selain itu selenium bermanfaat untuk menangkal radial bebas.

9. Memiliki kandungan vitamin B12

Manfaat daging domba lainnya yakni memiliki kandungan vitamin B12 yang baik dan sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Vitamin B12 atau yang biasa disebut dengan kobalamin ini akan membantu tubuh dalam menjaga kesehatan syaraf.

10. Mampu meningkatkan kolesterol baik

Mitos dimana jenis daging kambing dan daging domba memiliki kandungan kolesterol yang tinggi adalah benar. Namun demikian, kandungan kolestrol yang ada pada daging domba tersebut merupakan jenis kolestrol baik atau HDL. HDL ini mampu menekan dan mencerna lemak, serta melawan kolesterol jahat di dalam tubuh.

WhatsApp chat