1. Mencegah atau mengobati anemia

Daging domba adalah sumber zat besi heme yang sangat baik, lebih unggul daripada zat besi yang diperoleh dari sumber nabati (non-heme). Zat besi heme diserap secara signifikan lebih baik daripada zat besi non-heme, membantu memastikan cukupnya mineral ini tersedia untuk sintesis sel darah merah.

Karena prevalensi anemia yang dapat dicegah, konsumsi zat besi heme dari sumber-sumber seperti daging domba dapat membantu memenuhi tujuan nutrisi kita untuk mineral ini.

2. Mendukung sistem antioksidan tubuh

Saat konsumsi buah dan sayuran yang kaya antioksidan disarankan untuk mendukung proses netralisasi radikal bebas, daging domba dapat membantu dalam proses ini, karena fakta bahwa secara alami mengandung glutathione.

Senyawa ini disebut sebagai antioksidan utama, yang paling kuat diproduksi secara alami oleh tubuh kita. Dan meskipun tubuh kita secara alami menghasilkan senyawa antioksidan ini, konsumsi makanan yang juga mengandungnya adalah cara yang bagus untuk membantu mendukung produksi alami.

3. Meningkatkan daya tahan dan kinerja fisik

Meskipun protein membantu mendukung pertumbuhan dan pemulihan jaringan otot, daging domba mengandung lebih dari protein saja. Secara khusus, adalah adanya asam amino beta-alanin, prekursor karnosin, dan creatine, yang terkenal selama beberapa dekade sebagai penambah kinerja.

Menguatkan diet kita dengan asam amino ini meningkatkan kinerja, menghasilkan kekuatan, mengurangi kelelahan dan meningkatkan penyangga asam laktat, yang diketahui menyebabkan kegagalan otot selama aktivitas. Ini berarti, kita akan mendapatkan kemampuan berolahraga untuk jangka waktu yang lebih lama sebelum kelelahan terjadi.

4. Meningkatkan kesehatan kulit

Saat lemak pada umumnya penting untuk memproduksi membran sel lipid kulit kita, keberadaan Omega-3 sangat baik untuk menjaga kesehatan kulit, membantu mendukung fleksibilitas, retensi kelembaban dan mendukung fungsi antioksidan. Hasilnya adalah berkurangnya visibilitas kerutan dan garis-garis halus, serta tingkat hidrasi yang lebih besar.

5. Mendukung kekebalan tubuh

Kehadiran zat seng dalam daging domba sangat bermanfaat dalam mendukung kesehatan kekebalan tubuh, dengan membantu mendukung banyak reaksi enzimatik yang mendorong penghancuran patogen. Zat seng juga dikenal untuk membantu penyembuhan, dan dapat meminimalkan pembentukan bekas luka.

6. Mendukung penurunan berat badan

Saat sistem saraf membutuhkan sejumlah nutrisi untuk berfungsi secara efisien, makanan yang memasok banyak vitamin B dan lemak melakukan pekerjaan terbaik untuk mendukung fungsi saraf yang sehat.

Vitamin B membantu untuk mendorong transmisi saraf dan retensi sensitivitas saraf, terutama penting pada saraf perifer seperti kaki, yang mungkin mengalami masalah sirkulasi. Lemak, di sisi lain, bertindak sebagai selubung isolasi di sekitar serat saraf, yang mencegah kehilangan sinyal listrik selama transmisi stimulus.

Mitos tentang daging merah pada domba adalah buruk bagi kita belum tentu benar, karena pada dasarnya daging merah kaya akan mineral yang mendukung kesehatan. Satu-satunya waktu daging merah harus dikonsumsi dengan hati-hati, adalah jika kita memiliki hipertensi atau memiliki masalah yang memerlukan pemantauan ketat terhadap asupan lemak.

Secara keseluruhan, daging domba kaya nutrisi, beraroma, dan dapat membantu membuat resep monoton menjadi luar biasa.

WhatsApp chat