1. Mendatangkan Rahmat dan Karunia dari Allah SWT

Shalawat adalah do’a. Karena do’a dapat memberikan pengaruh baik untuk mendatangkan rahmat dan karunia dari Allah SWT. Dengan kita bershalawat berarti mendatangkan rahmat dan karunia dari Allah SWT, sehingga do’a yang dipanjatkan atas izin Allah akan diijabah.

Sebagaimana hadis riwayat Amr ibn Ash:

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو بْنِ الْعَاصِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا اَنَّهُ سَمِعَ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا رواه مسلم ،

Sesungguhnya Amr bin Al Ash RA mendengar Rosulullah SAW bersabda “Barang siapa yang membaca shalawat sekali saja, Allah SWT akan memberi rahmat padanya sebanyak sepuluh kali”

2. Diutamakan Pada Hari Kiamat

Barang siapa yang bershalawat kepada Nabi secara istiqomah, maka di hari kiamat kelak akan diutamakan dari sekian banyak orang yang lainnya. Sebagaimana dalam sebuah hadits:

“Sesungguhnya lebih utama bagiku manusia besok pada hari kiamat, adalah mereka yang lebih banyak membaca Shalawat kepadaku.“ [HR. Turmudzi dari Ibn’ Mas’ud Ra]

Hadits ini diriwayatkan oleh Ammar bin Yasir –radhiyallahu ‘anhu- bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

إن الله وكل بقبري ملَكا أعطاه أسماع الخلائق ، فلا يصلي عليَّ أحد إلى يوم القيامة إلا أبلغني باسمه واسم أبيه : هذا فلان ابن فلان قد صلى عليك

“Sungguh Allah telah mengutus seorang malaikat di atas kuburanku yang telah diberikan pendengaran semua makhluk, maka tidaklah seorang pun yang bershalawat kepadaku sampai hari kiamat kecuali ia akan memberitahukan kepadaku namanya dan nama ayahnya, ini adalah fulan bin fulan telah bershalawat kepadamu”.

3. Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

Allah SWT pernah bertitah pada Nabi Musa As apabila beliau ingin Allah SWT ingin lebih dekat kepadanya maka Allah SWT memerintahkannya untuk banyak bershalawat.

“Wahai Musa, apakah kamu ingin agar Aku lebih dekat kepadamu daripada kedekatan ucapan kepada lidahmu, daripada bisikan hatimu dari hatimu sendiri, daripada ruhmu ke badanmu dan daripada cahaya matamu pada matamu ?”

Musa as. menjawab, ” Ya, wahai Tuhanku. ” Lalu Tuhan berfirman, ” Maka perbanyaklah membacakan shalawat untuk Muhammad SAW. “

4. Diangkat 10 Derajat dan Dihapus 10 Keburukan

Dari Anas bin Malik radhiyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطَيَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, maka Allah bersholawat kepadanya 10 kali shalawat, dihapuskan darinya 10 kesalahan, dan ditinggikan baginya 10 derajat.” (HR. an-Nasa’i).

Abas bin Malik berkata, Rasulullah SAW telah bersabda “Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali dan dihapus darinya 10 kesalahan, diangkat baginya 10 derajat”. (HR. An-Nasa’i No.1296).

5. Ada Disisi Nabi Saat Sakratul Maut

Orang yang rutin bershalawat, maka saat ia sedang sakratul maut Nabi Muhammad Saw akan hadir di sisi orang tersebut saat.

6. Mendapatkan Ampunan Dosa

Seseorang yang membaca shalawat yang didasari dengan keimanan seorang mukmin dan juga kecintaan yang ikhlas maka akan diberikan pengampunan dosa.

“Wahai Abu Kahil, barang siapa membaca shalawat untukku setiap hari sebanyak tiga kali dan setiap malam sebanyak tiga kali, karena cinta dan rindu kepadaku, maka Allah SWT mewajibkan atas diri-Nya untuk mengampuni dosa-dosanya pada malam dan hari tersebut.” [HR Ibnu Abi Ashim dan Ath-Thabrani].

7. Pemenuhan Hajat

Dengan bershalawat kepada Nabi, maka kondisi hati akan menjadi bersih dan akan diturunkan kebarokahan-barokahan serta do’a-do’a yang akan dikabulkan InsyaAllah.

8. Menjauhkan Kefakiran dan Memperoleh Keberkahan

Bagi siapa yang membaca shalawat dengan rutin maka InsyaAllah dijauhkan dari kefakiran juga diberikan keberkahan dan kebaikan-kebaikan yang berlimpah.

9. Menolak Bala’ (Bencana)

Fadhilah dari membaca shalawat selanjutnya adalah menolak bala’ atau bencana. Salah satu contoh shalawatnya adalah munjiyat, yakni menolak segala macam bencana dan pemenuhan segala hajat dengan cara tertentu.

10. Memperoleh 10 Pujian Dari Allah SWT

Imam Muslim (408) telah meriwayatkan dari Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu- bahwa Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak 10 kali” .

11. Mendatangkan Syafa’at

Dari Abu Ad-Darda radhiyallaahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِينَ يُصْبِحُ عَشْرًا وَحِينَ يُمْسِي عَشْرًا أَدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku di pagi hari 10 kali dan di sore hari 10 kali, maka dia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.” (HR. at-Tabrani).

12. Menghilangkan Sifat Bakhil

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الْبَخِيلُ الَّذِى مَنْ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَىَّ

Orang yang disebut pelit adalah orang yang ketika disebut namaku di sisinya lalu ia tidak bershalawat untukku.” (HR. Tirmidzi)

WhatsApp chat